Ngemil

Sukangemil? Bisa dipastikan banyak yang suka. Ngemil sudah jadi kebiasaan kita sehari-hari. Tapihati-hati lho, karena dari ngemil ini bisa menjadi awal kebiasaan yang malah merusak tubuh kita. Coba kita amati. Apa saja yang biasa kita cemil setiap hari? Kripik, gorengan, apapun yang serba kriuk kriuk pokoknya..
Padahal cemilan tinggi minyak bisa dipastikan juga tinggi kolesterol dan bisa menjadi sumber aneka penyakit.
Belum lagi kalau cemilan kita adalah makanan kemasan. Kandungan bahan-bahannya kita tidak tahu pasti, dan yang pasti malah mengadung pengawet
😨
Lalu bagaimana kita menyiasatinya? Karena ngemil bisa dibilang menjadi kebiasaan kita sehari-hari yang sulit dilepaskan, apalagi buat ibu yang padat aktivitas seperti kita.
Berikut beberapa cara menyiasati agar cemilan kita lebih sehat atau setidaknya sedikit lebih sehat..
😉

1.Apa cemilan kesukaan kita? Dari pada beli, cobalah kita buat sendiri di rumah. Aneka resep cemilan banyak bertebaran di dunia maya. Kita tinggal klik dan coba. Setidaknya dengan kita yang membuat sendiri, kita tahu bahan-bahannya, kita juga bisa menentukan, misalnya ingin cemilan kita tidak terlalu banyak gula, atau digoreng sebentar asal matang saja.
Sekarang membuat potato chips atau kentang goreng pun bisa dilakukan di rumah asalkan kita mau.
Suka ngemil gorengan? Coba juga buat sendiri di rumah. Pastinya lebih sehat dari pada gorengan mamang-mamang yang dijual di pinggir jalan.

2.Ngemil buah dan cemilan berserat tinggi. Buah atau makanan berserat tinggi cepat mengenyangkan sekaligus juga bisa menunda lapar sampai waktu makan berat tiba.
Tapi bagaimana kalau kurang suka buah? Buat sendiri jus atau smoothies di rumah. Buah yang sudah bercampur sedikit susu atau gula bisa menambah sedikit “rasa” dan sudah pasti lebih sehat dibanding cemilan lain
😍
Tapi ingat, pastikan perbandingan jumlah buah lebih banyak dibandingkan dengan jumlah susu atau gulanya.

3.Kreasikan sayuran menjadi finger food yang enak atau salad yang segar. Potong-potong wortel, buncis, atau kentang seukuran jari kita. Lalu tumis sebentar asal agak melunak, tambahkan garam atau merica. Bisa juga dimakan mentah-mentah, dicocol ke saus celup. Buat sendiri saus celup atau saus salad kita dengan aneka resep yang tersedia online.

4.Ngemil aneka karbo rebusan atau kukusan. Terinspirasi dari jajanan desa, kenapa tidak mencoba menjadikan singkong, ubi, atau kentang rebus atau panggang sebagai cemilan? Bahan-bahannya mudah didapat dan dengan proses kukus atau rebus, pastinya lebih sehat dari pada cemilan yang digoreng. Juga lebih mengenyangkan. Sekali makan ubi rebus pasti bisa bertahan lama kenyangnya.

5.Kalau pun terpaksa dan ingin sekali-sekali ngemil makanan kemasan, batasi jumlahnya. Bisa dengan membatasi sesaat setelah beberapa buah, atau membagi-bagi makanan kemasan itu kedalam bungkusan-bungkusan kecil sekali makan, sehingga jumlahnya lebih terkontrol. Busa juga dengan memberi jatah ke diri sendiri, hanyaakanbelimakanankemasan 2 kali seminggu paling banyak. Setidaknya, kalau pun sesekali ingin, kita bisa mengontrol jumlah yang kita makan untuk mengurangi dampak negatif-nya.

Yang terbaik sebenarnya adalah  mengurangi ngemil. Sesehat apapun cemilan kita, yang utama adalah makanan pokok, makanan berat yang kita makan dengan porsi yang seimbang. Maka, usahakan perut kita cukup terisi dengan gizi dari makan berat kita, nikmati proses makan kita, sehingga kita bisa tetap kenyang sampai waktu makan kita berikutnya


(olehFirstaAyu)

Comments

Popular posts from this blog

Semua Anak Adalah Bintang

Tazkiyatunnafs for Mommies (Sebuah Resume)

Upcycling your T-Shirt